Target Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2025 sebanyak 20 juta orang dinilai tidak jelas. Optimisme pemerintah dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dari 7,7 juta di 2011 menjadi 20 juta pada di 2025, dinilai terlalu kecil. Direktur Program The Indonesian Institute (TII) Center For Public Policy Research, Adinda Tanriangke Muchtar, mengatakan, seharusnya pemerintah lebih jelas dalam ...
Read More »Author Archives: The Indonesian Institute
The Indonesian Update Volume VI No. 07 Desember 2011 (English)
Marking the twenty years of Human Development Concepts, indicators and methods of calculating the HDI in the years 2010 and 2011 were revised to emphasize how the equity, empowerment, and sustainability of expanding choices in the lives of the people at once underline the challenge. If health status was measured by life expectancy at birth, the status of knowledge was ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 07 Desember 2011 (Bahasa Indonesia)
22 Juli 2011 lalu adalah hari terakhir masa sidang keempat DPR RI. Namun, Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (RUU BPJS) masih saja belum disahkan. Pembentukan BPJS merupakan amanat UndangUndang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Tanpa BPJS, jaminan sosial nasional secara menyeluruh tidak dapat diterapkan. Berdasarkan tata tertib dan tata beracara di DPR RI, ...
Read More »Malaysia 23 Juta Wisman Setahun, Indonesia Cuma 7 Juta?
Indonesia memiliki ratusan ribu objek wisata alam yang indah dan menakjubkan. Ditambah lagi dengan ribuan objek wisata sejarah, wisata kuliner sampai pusat-pusat hiburan yang bergeliat di tiap ibukota provinsi. Namun, pemerintah cuma berani menargetkan sekitar 7,7 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia per tahun. Sedangkan Badan Pusat Statistik mencatat, 656 ribu wisatawan mancanegara (Wisman) mendatangi Indonesia selama Oktober kemarin. Rata-rata 600 ...
Read More »Ketidakpuasan Semua Daerah Diragukan.
JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Irman Putra Sidin, ragu apakah semua daerah mengalami ketidakpuasan dengan Dana Bagi Hasil (DBH) yang bersumber dari pengolahan sumber daya alam minyak bumi dan gas di daerahnya. Keraguan itu dilontarkan karena hanya Bojonegoro dan Kalimantan Timur yang terlihat ramai menggugat aturan DBH. “Daerah lain tenang-tenang saja, bisa jadi daerah lain menerima saja praktik DBH ...
Read More »Hukum Pasar Berlaku, Partai Baru Masih Laku.
Jakarta – Partai Nasional Demokrat (NasDem) dipastikan lolos sebagai parpol baru berbadan hukum. Sebagai partai baru, bagaimana peluangnya? Menurut hukum pasar, partai baru masih laku. “Loyalitas kesetiaan pemilih di Indonesia itu rendah, tidak ada angka pasti. Hukum pasar berlaku di sini. Ketika ada barang yang tidak disuka, maka bisa pindah ke barang lain atau tidak beli. Kalau bisa kelola sentimen negatif ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 06 November 2011 (English)
The border disputes between Indonesia and Malaysia have always been a fire in a husk, which anytime can burst. Border disputes do not only involve the governments of both countries. Border problems exposed in the mass media have always raised the spirit of nationalism and anti- Malaysia sentiments. If left unchecked, these will worsen the problem and damage the diplomatic ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 06 November 2011 (Bahasa Indonesia)
Persoalan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia memang selalu menjadi api dalam sekam yang sewaktu-waktu baranya bisa menyeruak. Persoalan perbatasan ini terbukti tidak hanya melibatkan pemerintah kedua negara saja. Masalah perbatasan yang di ekspose di media massa selalu menaikkan semangat nasionalisme sekaligus sentimen anti Malaysia yang bila dibiarkan akan memperkeruh masalah dan merusak hubungan diplomatik kedua negara. Bagi rakyat Indonesia, persoalan ...
Read More »Hanta Yuda: Konvensi Capres Lebih Menguntungkan untuk Golkar.
Jakarta – Tanpa melalui konvensi, Aburizal Bakrie melaju menjadi capres dari Golkar. Konvensi yang pernah akrab dengan Golkar pada 2004 itu perlahan namun pasti semakin memudar. Padahal dengan konvensi akan lebih menguntungkan partai berlambang pohon beringin ini. “Meskipun mereka mengatakan dalam pengalamannya capres Golkar yang menang konvensi 2004 kalah di pilpres. Tapi menurut saya itu ada problem lain. Yang jelas menguntungkan ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 05 September-Oktober 2011 (English)
The rivalry between the house of Representatives (DPR) and the Corruption Eradication Commission (KPK) recently is quite serious has caught the public’s attention. DPR was outraged because the KPK interrogated four leaders of the DPR’s Budgetary Body (Banggar): Melchias Markus Mekeng, Tamsil Linrung, olly, and Mirwan Amir. The four leaders of Banggar were being questioned about the mechanisms related to ...
Read More »
The Indonesian Institute Center For Public Policy Research