KISAH tragis Darsem Binti Daud, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sempat terancam hukum pancung di Arab Saudi tampaknya akan segera berakhir. Pasalnya Kerajaan Arab Saudi dikabarkan telah memberi pembebasan murni kepada Darsem setelah sebelumnya Pemerintah RI membayarkan uang pengampunan sebesar Rp 4,6 miliar sebagai syarat terbebasnya TKI asal Subang, Jawa Barat tersebut. ”Kabar terakhir yang kita terima Darsem sudah memperoleh ...
Read More »Author Archives: The Indonesian Institute
Migrant Care: PJTKI Perlu Dievaluasi Total.
EVALUASI total terhadap Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang kerap terlibat dalam pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri perlu dilakukan menyusul mencuatnya berbagai pemasalahan yang menimpa tenaga kerja asal Indonesia belakangan ini. ” PJTKI yang ada di Indonesia harus dievaluasi karena PJTKI selama ini tidak berperan dalam melindungi para TKI, padahal PJTKI selama ini sangat diuntungkan dengan ...
Read More »Arab Saudi Bukan Lagi Primadona TKI.
MORATORIUM atau penghentian sementara pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi harus mampu menjadi momentum bagi instansi atau lembaga penyalur tenaga kerja untuk tidak lagi menjadikan negara petrodollar tersebut sebagai negara primadona tujuan tenaga kerja asal Tanah Air. “Moratorium juga bisa sebagai langkah awal untuk exit atau keluar dari Arab Saudi sehingga tidak lagi sebagai tujuan utama. Hal ini diperlukan apabila ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 02 June 2011 (English)
After recently the Prosperous Justice Party (PKS) experienced an internal confusion after former member yusuf Supendi revealed some of its alleged bad corrupt practices, now it is the Democratic Party’s turn to experience a political “earthquake” resulting from ethical problems and internal rivalry involving the treasurer of the party, M. Nazaruddin. This problem began with the M. Nazaruddin alleged involvement ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 02 – Juni 2011 (Bahasa Indonesia)
Setelah beberapa waktu lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengalami kisruh internal dengan dibongkarnya keburukan PKS oleh Yusuf Supendi, sekarang giliran Partai Demokrat yang mengalami gonjang ganjing politik akibat persoalan etika dan perpecahan internal yang melibatkan Bendahara Umum partai M. Nazaruddin. Persoalan ini bermula dengan sangkaan keterlibatan M. Nazaruddin dalam kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang, Sumatera Selatan. ...
Read More »Poempida Tetap Anggap Penting Keberadaan Parpol.
Jakarta – Sorotan tajam kepada partai politik (parpol), misal sebagai tempatnya para koruptor, tak mengurangi kepercayaan Poempida Hidayatulloh kepada parpol. Menurutnya, keberadaan parpol masih dibutuhkan sebab berperan melahirkan calon pemimpin masa depan. “Hanya di parpol kita bisa mengontrol para pemimpin,” kata Poempida dalam diskusi bertema ‘Partai Baru dan Desain Pemilu 2014’ di The Indonesian Institute, Jakarta, Kamis (5/5). Poempida juga menyoroti ...
Read More »Tidak Perlu Risau dengan Parpol Baru.
Jakarta – Maraknya partai baru setiap menjelang pemilu, tidak perlu ditanggapi secara heboh dan tergopoh-gopoh. Sebab hal itu merupakan fenomena wajar. “Yang harus dirisaukan adalah kepindahan para pengurus partai menjelang pemilu atau ada pengurus parpol yang tidak memilih calon yang diusungnya,” ujar mantan anggota DPR Ferry Mursyidan Baldan dalam acara diskusi bertema ‘Partai Baru dan Desain Pemilu 2014’ di The Indonesian Institute, Jakarta, Kamis ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 01 May 2011 (English)
Loyalty and ideological ties of politicians to political parties in the reform era are still fairly low. This is evident from the strengthening of the tendency of the migration (crossing over the fence) of the politicians from one political party to the other. The phenomenon of migration does not only happen with politicians at the national politics, it also occurs ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 01 – Mei 2011 (Bahasa Indonesia)
Loyalitas dan ikatan ideologis para politisi terhadap partai politik era reformasi terbilang masih rendah. Hal itu terlihat dari menguatnya kecenderungan perpindahan (migrasi) alias lompat pagar para politisi dari satu ke partai lainnya. Fenomena migrasi para politisi ini tidak hanya di perpolitikan nasional, tetapi juga terjadi di daerah. Fenomena politisi pindah partai sebenarnya bukan hal baru sepanjang tiga belas tahun perjalanan ...
Read More »Ibas Lamar Aliya, PD & PAN Diprediksi Makin Mesra 5 Tahun ke Depan
Jakarta – Ibas Yudhoyono yang melamar Aliya Rajasa sepertinya tidak hanya menjadi hal yang menggembirakan bagi keduanya. Diprediksi, hubungan Partai Demokrat dan PAN pun akan semakin mesra, setidaknya selama 5 tahun mendatang. “Dugaan saya, bisa saja akan mempererat hubungan Demokrat-PAN, sehingga semakin mesra. Paling tidak sampai 5 tahun ke depan, ketika Hatta masih mengendalikan PAN dan figur SBY masih sangat kuat ...
Read More »
The Indonesian Institute Center For Public Policy Research