Jakarta – Partai Nasional Demokrat (NasDem) dipastikan lolos sebagai parpol baru berbadan hukum. Sebagai partai baru, bagaimana peluangnya? Menurut hukum pasar, partai baru masih laku. “Loyalitas kesetiaan pemilih di Indonesia itu rendah, tidak ada angka pasti. Hukum pasar berlaku di sini. Ketika ada barang yang tidak disuka, maka bisa pindah ke barang lain atau tidak beli. Kalau bisa kelola sentimen negatif ...
Read More »Author Archives: The Indonesian Institute
The Indonesian Update Volume VI No. 06 November 2011 (English)
The border disputes between Indonesia and Malaysia have always been a fire in a husk, which anytime can burst. Border disputes do not only involve the governments of both countries. Border problems exposed in the mass media have always raised the spirit of nationalism and anti- Malaysia sentiments. If left unchecked, these will worsen the problem and damage the diplomatic ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 06 November 2011 (Bahasa Indonesia)
Persoalan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia memang selalu menjadi api dalam sekam yang sewaktu-waktu baranya bisa menyeruak. Persoalan perbatasan ini terbukti tidak hanya melibatkan pemerintah kedua negara saja. Masalah perbatasan yang di ekspose di media massa selalu menaikkan semangat nasionalisme sekaligus sentimen anti Malaysia yang bila dibiarkan akan memperkeruh masalah dan merusak hubungan diplomatik kedua negara. Bagi rakyat Indonesia, persoalan ...
Read More »Hanta Yuda: Konvensi Capres Lebih Menguntungkan untuk Golkar.
Jakarta – Tanpa melalui konvensi, Aburizal Bakrie melaju menjadi capres dari Golkar. Konvensi yang pernah akrab dengan Golkar pada 2004 itu perlahan namun pasti semakin memudar. Padahal dengan konvensi akan lebih menguntungkan partai berlambang pohon beringin ini. “Meskipun mereka mengatakan dalam pengalamannya capres Golkar yang menang konvensi 2004 kalah di pilpres. Tapi menurut saya itu ada problem lain. Yang jelas menguntungkan ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 05 September-Oktober 2011 (English)
The rivalry between the house of Representatives (DPR) and the Corruption Eradication Commission (KPK) recently is quite serious has caught the public’s attention. DPR was outraged because the KPK interrogated four leaders of the DPR’s Budgetary Body (Banggar): Melchias Markus Mekeng, Tamsil Linrung, olly, and Mirwan Amir. The four leaders of Banggar were being questioned about the mechanisms related to ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 05 September-Oktober 2011 (Bahasa Indonesia)
Perseteruan antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini cukup serius dan menyita perhatian publik. DPR berang lantaran KPK memeriksa empat pimpinan Badan Anggaran (Banggar): Melchias Markus Mekeng, Tamsil Linrung, Olly, dan Mirwan Amir. Keempat pimpinan Banggar DPR ini diperiksa terkait mekanisme pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Pimpinan Badan Anggaran kemudian menolak melanjutkan ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 04 August 2011 (English)
July 22, 2011 was the last day of the Fourth Session of the National Parliament. However, the Bill on the Social Security Administering Agency (BPJS) still has not been approved. The formation of BPJS is a mandate of the Law No. 40 Year 2004 on National Social Security System (SJSN). Without BPJS, national social security as a whole cannot be ...
Read More »Update Indonesia Volume VI No. 04 – Agustus 2011 (Bahasa Indonesia)
22 Juli 2011 lalu adalah hari terakhir masa sidang keempat DPR RI. Namun, Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (RUU BPJS) masih saja belum disahkan. Pembentukan BPJS merupakan amanat UndangUndang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Tanpa BPJS, jaminan sosial nasional secara menyeluruh tidak dapat diterapkan. Berdasarkan tata tertib dan tata beracara di DPR RI, ...
Read More »Hanta Yuda: Rakornas, Ajang ‘Konsolidasi Semu’ Partai Demokrat
Jakarta – Rakornas yang digelar Partai Demokrat pada 23-24 Juli lalu dinilai sebagian kalangan tidak ‘menggigit’ karena pernyataan politik hingga hasilnya terlihat sangat normatif. Rakornas ini dinilai sebagai ajang ‘konsolidasi semu’ Partai Demokrat. “PD bilang rakornas lalu sebagai forum konsolidasi. Tapi menurut saya itu ‘kondolidasi semu’. Potensi konflik internal tetap berpotensi akan ‘meledak’,” kata peneliti senior The Indonesian Institute, Hanta Yuda. ...
Read More »The Indonesian Update Volume VI No. 03 Juli 2011 (English)
The City of Jakarta turned 484 years old on 22 June 22 2011. As the capital of the Republic of Indonesia, Jakarta is the largest city in the country. Because a great number of government, economic, social, and cultural activities are still centralized in the capital, Jakarta undoubtly is a populous city, with no less than 9.5 million residents in ...
Read More »
The Indonesian Institute Center For Public Policy Research