Update Indonesia

The Indonesian Update Volume V No. 09 Januari 2011 (English)

The wide authority of DIY always sparks conflicts between the local people and culture and the national government interests. These conflicts shall be settled by providing a regulation for the implementation of governmental activities. This is immediately required as Law No. 3/ 1950 of the Formation of the Special Region of Yogyakarta and other related regulations do not completely cover ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 09 – Januari 2011 (Bahasa Indonesia)

Besarnya kewenangan yang dimiliki oleh Daerah Istimewa Yogyakarta yang selalu bersinggungan dengan pemerintah pusat, masyarakat dan budaya daerah mengharuskan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki dasar hukum yang jelas untuk pelaksanaan pemerintahannya. Hal ini diperlukan mengingat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Istimewa Yogyakarta dan peraturan perundang-undangan lain yang berkaitan dengan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta ‘belum’ mengatur secara tuntas dan ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 08 Desember 2010 (English)

Indonesian people feel such a deep concern about the fate of Indonesian workers (TKI), who suffered persecution and even faced death overseas. In November 2010, at least two extraordinary persecutions were experienced by Indonesian female migrant workers (TKW). The first, Sumiati Salan Mustapa (23 years), from Dompu, West Nusa Tenggara (NTB), who worked as a domestic worker in Medina, Saudi ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 08 Desember 2010 (Bahasa Indonesia)

Masyarakat Indonesia merasakan keprihatinan mendalam terhadap nasib Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menderita penganiayaan bahkan tewas mengenaskan di luar negeri. Pada November 2010, setidaknya dua penganiayaan luar biasa terjadi pada Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia. Yang pertama, Sumiati Salan Mustapa (23 tahun), asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Madinah, Arab Saudi, mengalami luka ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 07 November 2010 (English)

Yudhoyono administration was marked by many demonstrations showing the people’s disappointments. There was little appreciation shown by the people. Even though Yudhoyono has conveyed to the public a variety of his achievements, which had been done by the government within one year, it is a bit difficult to give a positive appreciation to the government’s performance amidst piling problems. It ...

Read More »

Update Indonesia Volume V no. 07 November 2010 (Bahasa Indonesia)

Satu tahun Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono–Boediono ramai disambut berbagai aksi demonstrasi kekecewaan, tetapi sepi apresiasi dari rakyat. Meskipun SBY telah menyampaikan berbagai capaian dan tentunya banyak yang telah dilakukan pemerintah dalam satu tahun ini, namun agak sulit untuk memberikan apresiasi positif atas kinerja pemerintah di tengah banyaknya tumpukan persoalan. Wajar jika tingkat kepuasaan publik terhadap Pemerintahan SBY-Boediono hari-hari ini kian ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 06 October 2010 (English)

The Indonesia-Malaysia confrontation as happened during the reign of President Sukarno (1963-1966) could transpire again sometime in the future. The confrontation back in the 1960s was triggered by the establishment of a British puppet state in northern Borneo. It was seen as a new form of British imperialism and colonialism, using Malaysia as a disguise. Since then, the Indonesia-Malaysia conflicts ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 06 Oktober 2010 (Bahasa Indonesia)

Konfrontasi Indonesia-Malaysia pada masa pemerintahan presiden Soekarno (1963-1966) ternyata masih menyisakan bara konflik yang masih timbul di kemudian hari. Kalau konfrontasi ketika itu dipicu oleh adanya pembentukan negara boneka buatan Inggris di Kalimantan Utara yang merupakan wujud imperialisme dan kolonialisme baru Inggris atas nama Malaysia, maka konflik Indonesia–Malaysia setelah itu dipicu oleh berbagai sebab antara lain: pelanggaran perbatasan kedua negara, ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 05 September 2010 (English)

The Jakarta congestion problem reemerged into public discussion. Jakarta has reached its maximum point of carrying capacity. Due to this congestion, the losses endured by the business sector reach a level of IDR 12.8 trillion per year. Another study shows that the average traffic speed of in this city is 20, 21 km / hr. Nearly 60 percent of the ...

Read More »

Update Indonesia Volume V No. 05 – September 2010 (Bahasa Indonesia)

Kemacetan Jakarta kembali menjadi bahan diskusi publik. Jakarta kini menuju titik batas daya dukungnya. Akibat kemacetan ini, sektor usaha di rugikan hingga mencapai Rp 12,8 triliun pertahun. Data lain menunjukan bahwa kecepatan rata-rata lalu lintas di kota ini adalah 20.21 km/jam. Hampir 60 persen adalah waktu hambatan, sedangkan 40 persen sisanya adalah waktu bergerak. Tidak heran oleh karenanya jika studi ...

Read More »