JAKARTA, Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute, Zihan Syahayani menyebut bahwa pluralitas masyarakat Indonesia mendatangkan dampak positif dan negatif. “Pluralitas Indonesia di satu sisi punya kontribusi ke kesejahteraan. Tapi disisi lain, pluralitas itu juga menempatkan Indonesia mudah berkonflik, konteksnya agama,” kata Zihan di Jakarta, Rabu (24/5/2017). Ia menjelaskan bagaimana pluralitas dalam konteks agama itu justru mudah menyulut emosi banyak orang ...
Read More »Berita TII
Hukuman Penodaan Agama Diusulkan Tak Cuma Pidana Penjara
JAKARTA, KOMPAS.com – Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute Zihan Syahayani mengusulkan agar ada bentuk hukuman lain selain penjara bagi mereka yang terjerat kasus penodaan agama. Hal itu disampaikannya dalam diskusi “Konflik Keagamaan dan HAM: Pekerjaan Rumah Reformasi yang Belum Tuntas” di Gedung Pakarti Center, Jakarta, Rabu (24/5/2017). “Terlepas pasal penodaan agama itu dihapus atau tidak, perlu memasukkan jenis pidana ...
Read More »Ujaran Kebencian Tindakan Penodaan Agama Tertinggi
Jakarta: Ujaran kebencian menempati urutan pertama bentuk penodaan agama di yang terjadi pada 2015. Ada 24 pelanggaran berupa ujaran kebencian yang terjadi. Hal ini terlihat dalam laporan tahunan Kemerdekaan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) The Wahid Institute 2015. Mereka mencatat ada 12 jenis pelanggaran yang terjadi. Selain ujaran kebencian, jenis pelanggaran lain adalah pembatasan, pelarangan, dan penyegelan rumah ibadah yang mencapai 16 ...
Read More »Isu Agama Bagai Dua Sisi Mata Uang
Jakarta: Kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menimbulkan beragam pandangan. Satu kelompok menegaskan bahwa agama harus dibela, di sisi lain ada kelompok yang membela Ahok, termasuk di dalamnya ada umat Muslim. Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute Zihan Syahayani berpendapat, isu agama ibarat dua sisi mata uang, bisa mempersatukan tapi juga berpotensi menimbulkan perpecahan. “Di satu sisi isu ...
Read More »Akhmad Sahal: HTI Ormas atau Organisasi Politik?
JAKARTA – Kandidat peraih Doctor of Philosophy (PhD) di Pennsylvania University Amerika Serikat, Akhmad Sahal mempertanyakan keabsahan Hizbut Thahir Indonesia (HTI) sebagai organisasi massa yang resmi dibubarkan oleh pemerintah. Ia mengungkapkan Hizbut Thahir merupakan partai politik transnasional yang masuk ke Indonesia sebagai organisasi massa. “Yang perlu dipertanyakan adalah HTI apakah ormas atau organisasi politik. Padahal mereka adalah organisasi politik transnasional. Mereka ...
Read More »Pergerakan HTI Lebih Berbahaya dari Makar
Jakarta: Akademisi sekaligus Pengurus Cabang Istimewa Nadhlatul Ulama (PCINU) Amerika-Kanada, Akhmad Sahal mengatakan pergerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) lebih berbahaya dibanding makar. Sebab menurut Sahal tujuan utama makar adalah menggulingkan negara, sementara tujuan HTI adalah menggulingkan ideologi negara dari Pancasila menjadi Khilafah. “Jadi menurut saya jauh lebih berbahaya daripada makar,” ujarnya dalam diskusi mengenai ‘Konflik Keagamaan dan Hak Asasi Manusia’ di ...
Read More »Mengamati Program Antikorupsi Para Cagub DKI, Mana yang Paling Konkret?
Jakarta – Semangat antikorupsi mutlak perlu dimiliki para calon kepala daerah, tak terkecuali para calon di Pilgub DKI 2017. Ada Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan. Siapa yang paling unggul dalam hal program pemberantasan korupsi? Peneliti dari The Indonesian Institute dan Indonesia Budget Center mencoba mengamati lewat diskusi ‘Membedah Visi Misi Pemberantasan Korupsi Kandidat Gubernur Jakarta’, di ...
Read More »Bedah Visi Misi Pemberantasan Korupsi Cagub DKI Jakarta
Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung diharapkan memunculkan pemimpin yang mampu mengemban amanah guna menciptakan kesejahteraan bagi rakyat. Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit Pilkada justru menghasilkan pemimpin yang mengkhianati rakyat dengan melakukan tindakan korupsi. Berdasarkan hal tersebut, The Indonesian Institute, Selasa (29/11) menggelar diskusi membedah visi misi tentang pemberantasan korupsi dari kandidat Gubernur DKI Jakarta. Koordinator Indonesia Budget Center ...
Read More »Soal Komitmen Anti-Korupsi, Mas Agus Dinilai Kalah Telak dari Ahok
JAKARTA – Komitmen Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan pasangannya Sylviana Murni dalam komitmen pemberantasan korupsi dirasa masih normatif. Direktur Indonesian Budget Center Roy Salam melihat Agus tidak pernah memaparkan kiatnya untuk menjaga anggaran dari para pencoleng duit rakyat. Padahal hal tersebut sangat penting untuk dikemukakan kepadan calon pemilih. Menurutnya visi misi yang dikemukakan oleh Agus dan Sylvi masih umum dan belum ...
Read More »Evaluasi Amnesti Pajak, Pemerintah Diminta Jaga Momentum
JAKARTA-Kebijakan Amnesti Pajak yang dijalankan pemerintah Jokowi-JK awalnya ada sejumlah keraguan dan pesimisme. Seiring berjalannya waktu, sampai periode pertama berakhir (30 September 2016), menuai keberhasilan besar hingga akhir periode pertama. Keberhasilan ini tidak semata upaya menambal kemungkinan defisit APBN 2016, namun menyangkut aspek strategis yang dapat ditindaklanjuti dari segi administrasi pajak. “Basis data Wajib Pajak yang diperoleh dari program Amnesti ...
Read More »
The Indonesian Institute Center For Public Policy Research