Isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) dalam pemilihan presiden (pilpres) sulit dihindari. Hampir semua pemilihan presiden di dunia, termasuk di Amerika yang terkenal sebagai “guru demokrasi” masih muncul isu SARA. “Jadi ini perlu pemikiran kita bersama, tetapi itu tidak bisa dipungkiri. Sebab di Amerika saja, gurunya demokrasi itu masih ada soal SARA ini,” kata Wakil Ketua Fraksi PPP ...
Read More »Berita TII
Akar Intoleransi adalah Aturan yang Diskiriminatif
Sikap intoleran juga telah menghinggapi generasi milenial. Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Yossa Nainggolan, menyatakan akar permasalahan intoleransi yang terjadi di Indonesia adalah aturan yang bersifat membatasi dan cenderung dikriminatif. Hal ini terungkap pada diskusi “Mempertanyakan Keberpihakan Partai Politik dalam Isu Intoleransi ”, yang diselenggarakan The Indonesia Institute, Senin (25/2). “Aturan pendirian rumah ibadat yaitu Peraturan Bersama Menteri ...
Read More »Ray Rangkuti Nilai Peran Parpol Penting Melawan Intoleransi
Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai seharusnya partai politik berperan untuk mempromosikan prinsip-prinsip toleransi melalui pendidikan politik yang baik. Menurut Ray, partai politik harus memiliki komitmen penuh untuk mendorong prinsip-prinsip toleransi melalui sikap maupun implementasinya di lapangan. “Saat ini terjadi peningkatan intoleransi pada masa kampanye Pemilu 2019. Hal ini terlihat dengan menguatnya penggunaan politik identitas yang mengarah pada penggunaan isu SARA. ...
Read More »Yossa Nainggolan Sebut Kondisi Kebebasan Beragama di Indonesia Rendah
Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Yossa Nainggolan, mengatakan bahwa kebebasan menjalankan ibadah termuat dalam peraturan dan instrumen Hak Asasi Manusia. Selain itu, kebebasan menjalankan agama dapat dilakukan secara individu atau komunitas baik sendiri atau didepan umum. “Kan kebebasan menjalankan agama sudah termuat dalam UUD, masyarakat bebas menjalankan dan memilih agama atau kepercayaannya, bisa itu dilakukan sendiri atau dimuka ...
Read More »Parpol Untuk Melawan Intoleransi
Menguatnya penggunaan politik identitas pada masa kampanye Pemilu 2019 ditandai dengan munculnya isu untuk memilih calon legislatif maupun pemimpin yang seagama di tengah-tengah masyarakat. Caleg PSI, Fajar Riza Ul-Haq, menegaskan bahwa PSI menentang sikap intoleransi seperti itu. “Sikap politik PSI adalah melawan intoleransi. Dimulai dengan pembaharuan sistem perekrutan yang inklusif dan toleran pendisiplinan secara ideologis. Kemudian jika PSI duduk di parlemen ...
Read More »Ray Rangkuti Beberkan Penyebab Tindakan Intoleran Menurun Jelang Pemilu
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti menjelaskan mengapa tindakan intoleransi menurun jelang Pemilu. Menurutnya hal tersebut disebabkan pengaruh elektabilitas dalam pesta demokrasi. Artinya bila pendukung atau simpatisan suatu peserta demokrasi terpublikasi melakukan tindakan intoleransi fisik, maka akan berpengaruh dalam suara yang akan didapat saat pemungutan suara berlangsung. Hal tersebut dinyatakan Ray Rangkuti di sebuah kantor, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, ...
Read More »Pengamat Ray Rangkuti Sebut Doa Neno Warisman Berpotensi Memecah Belah Bangsa
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai doa Neno Warisman dalam acara Munajat 212 di Monas beberapa waktu lalu, sangat berbahaya karena dapat memecah belah persaudaraan di Indonesia. Ray menjelaskan, intoleransi dapat dibagi dua yaitu berbentuk fisik dengan merusak tempat ibadah dan berbentuk sikap seperti halnya doa salah satu anggota BPN Prabowo-Sandi. “Doa Neno Warisman itu bentuk intoleransi sikap, ini bisa pecah belah bangsa ini,” ujar Ray saat diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Senin ...
Read More »Demokrasi di Indonesia Sekarang Tantangannya Bukan Politik Uang, Ini Alasannya
Pengamat politik, Ray Rangkuti mengatakan, demokrasi Indonesia sekarang tantangannya bukan lagi politik uang. “Saya ngga terlalu yakin untuk pemilu-pemilu berikutnya, uang ini berpengaruh kepada pemilih,” kata Ray saat jumpa pers di sebuah kantor, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/2/2019). Menurut Ray Rangkuti perpolitikan di Indonesia sudah semakin maju. Seluruh peserta pemilu/pilkada dituntut untuk berlomba dalam untuk menawarkan program-program sangat baik. Selain itu, rekam jejak peserta ...
Read More »Setara Institut Sebut Kasus Intoleransi Cukup Tinggi dalam 11 Tahun Terakhir
Direktur Riset Setara Institut, Halili menyebut kasus intoleransi di Indonesia cukup tinggi selama 11 tahun terakhir. Hal tersebut diungkapkannya saat jumpa pers di sebuah kantor, Jalan H.O.S Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/2/2019). Berdasarkan data hasil penelitiannya, Ada 2.975 tindakan pelanggaran kebebasan beragama dalam 2.240 peristiwa. Menurutnya dalam satu peristiwa intoleransi terkadang ada lebih dari sekali tindakan intoleransi. “Ada 2.975 tindakan pelanggaran ...
Read More »Politik Identitas Dinilai Menguat karena Efek Pilkada DKI 2017
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai politik identitas makin menguat menjelang Pemilu 2019. Penguatan politik identitas itu disebut efek dari Pilkada Jakarta 2017. “Menurut saya, ini (penguatan politik identitas) kegagalan kita untuk bersikap tegas dan ketat pada Pilkada 2017. Khususnya di DKI Jakarta. Nah, karena di Pilkada di DKI itu ada semacam permakluman terhadap penggunaan identitas dalam politik dan ...
Read More »
The Indonesian Institute Center For Public Policy Research