Update Indonesia edisi Oktober 2025 menyajikan analisis kritis terhadap dinamika politik, sosial, hukum, dan lingkungan yang mewarnai kebijakan publik Indonesia pada bulan ini. Laporan utama berjudul Analisis Hubungan Efisiensi Regulasi dan Rule of Law bagi Keberlanjutan Lingkungan di Indonesia menyoroti keterkaitan antara efektivitas regulasi, penegakan hukum, dan upaya pelestarian lingkungan. Artikel ini menegaskan bahwa keberlanjutan tidak dapat dicapai tanpa tata ...
Read More »Publikasi
Pilu Surat Aktivis dari Tahanan: Luka Demokrasi Yang Berulang
Masa pra-peradilan untuk para aktivis yang dituduh sebagai dalang kerusuhan demonstrasi Agustus 2025 telah dimulai sejak 13 Oktober lalu. Sejak tulisan ini dibuat (18/10), pra-peradilan sudah diselenggarakan untuk Delpedro Marhaen, Syahdan Husein, Khariq Anhar, dan Muzaffar Salim. Namun, pihak termohon sidang pra-peradilan, yaitu pihak kepolisian, tidak menghadiri sidang ini. Ketidakhadiran tersebut berimbas pada penundaan keadilan untuk para pemohon. Sembari dalam ...
Read More »Hadapi Krisis Iklim, Ini Alasan Kesehatan Mental Harus Diprioritaskan!
Tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun ini yang jatuh pada 10 Oktober 2025 adalah “Kesehatan Jiwa di Kala Katastropi dan Bencana”. Tema ini menjadi urgensi yang relevan dengan permasalahan kesehatan Indonesia terkini yang erat dengan krisis sosial hingga peningkatan frekuensi bencana akibat perubahan iklim ekstrem. Dalam laporan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) (2025), per Agustus 2025, tercatat ...
Read More »Prabowo Tutup 1.000 Tambang Ilegal, Bagaimana Selanjutnya?
Dalam acara Penutupan Musyawarah Nasional VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Hotel Sultan, Jakarta, Senin 29 September 2025 yang lalu dilansir dari nasional.kompas.com (29 September 2025), Presiden Prabowo Subianto mengatakan telah menutup 1.000 tambang ilegal yang ada di Kepulauan Bangka Belitung. Pada 1 September 2025, dirinya pun memerintahkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Direktorat Jenderal ...
Read More »Korban MBG Kian Meningkat, Yakin Anggarannya Naik Jadi Rp335 Triliun?
Kasus keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terulang dan menimbulkan keresahan publik. Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang disampaikan kepada publik oleh Kepala Staf Presiden, tercatat lebih dari 5.000 siswa mengalami keracunan. Per 23 September 2025, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) telah mencatat tambahan kasus keracunan yang mencapai ...
Read More »Badan Penerimaan Negara: Ambisi Besar, Risiko Tak Kecil
Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah 2025 baru saja memperbarui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dengan memasukkan pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) sebagai salah satu dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat. Langkah ini di satu sisi menunjukkan sikap pemerintah dalam memperkuat mekanisme penerimaan negara. Selain itu, target yang ingin dituju juga dinilai ambisius, ...
Read More »The Indonesian Update – Volume XIX, No.9 – September 2025 (English Version)
The September 2025 edition of the Indonesian Update presents a series of critical analyses on political, economic, social, and legal issues that have recently been in the public spotlight. This month’s main report is titled “Characterization and the Death of Expertise: What is the Quality of Digital Activism among Indonesian Youth?”. This article examines the shifting patterns of participation among ...
Read More »Update Indonesia — Volume XIX, No. 9 — September 2025 (Bahasa Indonesia)
Update Indonesia edisi September 2025 menyajikan rangkaian analisis kritis mengenai isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan hukum yang menjadi sorotan publik belakangan ini. Laporan utama bulan ini berjudul “Penokohan dan Matinya Kepakaran: Bagaimana Kualitas Aktivisme Digital Anak Muda Indonesia?”. Artikel ini mengupas pergeseran pola partisipasi generasi muda di ruang digital, serta bagaimana penokohan dan hilangnya rujukan pakar memengaruhi kualitas wacana kebijakan ...
Read More »Kondisi Genting: Kenapa Indonesia Butuh Teknokrat?
Siapa yang tidak kenal Warkop DKI? Grup lawak legendaris beranggotakan seniman-seniman hebat nan humoris, seperti Rudy Badil, Nanu Moeljono (Nanu), Wahjoe Sardono (Dono), Kasino Hadiwibowo (Kasino), dan Indrodjojo Kusumonegoro (Indro) ini telah berhasil memberi tawa kepada seluruh masyarakat Indonesia. Film-film mereka selalu diputar saat hari akhir pekan maupun hari libur. Di samping itu, seluruh anggota Warkop DKI merupakan individu berpendidikan. ...
Read More »Unisba dan Unpas: Gas Air Mata dan Angin Bahaya untuk Kebebasan Akademik
Indonesia tengah digempur dengan teriakan yang menuntut perubahan dari Sabang hingga Merauke. Bukan hanya karena perkara tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), tetapi juga banyak isu kenegaraan lain seperti sempitnya ruang sipil untuk berpendapat dan menempati jabatan di pemerintahan, komitmen pemerintah terhadap korupsi yang tidak kunjung diperlihatkan taringnya, serta aspirasi publik yang belum menjadi pertimbangan mendasar dibentuknya produk hukum dan kebijakan. ...
Read More »
The Indonesian Institute Center For Public Policy Research