Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Undangan The Indonesian Forum Seri 36 “Reshuffle dan Tata Kelola Kabinet Kerja”

Bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr/Sdri dalam Diskusi “The INDONESIAN FORUM Seri 36

Hari, tanggal                   :  Kamis , 28 April 2016

Waktu                                :  14.00-16.00 WIB

Tempat                              :   Ruang Perpustakaan TII, Gd Pakarti Center Lantai 7, Tanah Abang III
No. 23-27 Jakarta Pusat

Fokus Diskusi                 :  Reshuffle dan Tata Kelola Kabinet Kerja

Memasuki tahun ke dua Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) isu reshuffle kabinet kerja jilid ke dua kembali bergulir. Sebelumnya, Pemerintahan Jokowi-JK telah melakukan reshuffle kabinet jilid pertama pada Agustus 2015.  Menguatnya isu  reshuffle kabinet, pertama, karena kegaduhan di dalam kabinet kerja. Seperti yang kita ketahui, ada sejumlah “pertikaian” antar anggota kabinet yang memunculkan kegaduhan di ranah publik.

Kedua, bertambahnya dukungan partai politik di luar Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Seperti yang kita ketahui ada beberapa partai yang telah mengumumkan untuk mendukung pemerintah seperti PAN, Partai Golkar, dan PPP. Dukungan baru dari partai diluar KIH jelas berkonsekuensi adanya pertimbangan untuk mengakomodasi peran partai-partai ini dalam pemerintahan.

Bahan Diskusi:

1.       Bagaimana tata kelola kabinet di era Pemerintahan Jokowi ?

2.       Bagaimana kegaduhan antar menteri mempengaruhi kinerja kabinet ?

3.       Bagaimana melihat konstelasi Parpol pasca reshuffle kabinet jilid II ?   

Pengantar diskusi oleh:

1.       Gun Gun Heryanto, Pakar Komunikasi Politik, Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute
2.       Hanta Yuda,Pengamat Politik, Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institue
3.      Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI

 

Moderator :

Arfianto Purbolaksono

Peneliti The Indonesian Institute

 

Demikian disampaikan. Sampai jumpa di Diskusi TIF.

Pada akhir acara, akan dibagikan rangkuman hasil diskusi.

 

Salam,

Raja Juli Antoni           

Direktur Eksekutif  TII

Komentar