TIF 125 – Reformasi Polri: Ada Gebrakan Apa?

Institusi kepolisian merupakan salah satu pilar utama penegakan hukum dan keamanan nasional di Indonesia. Sebagai aparat penegak hukum terdepan, Polri diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kepercayaan publik terhadap Polri menghadapi tantangan serius. Berbagai kasus kekerasan berlebihan, penyalahgunaan wewenang, dan lemahnya mekanisme pengawasan internal maupun eksternal menunjukkan bahwa reformasi kelembagaan Polri masih jauh dari tuntas.

Situasi ini semakin relevan karena pemerintah saat ini tengah mengagendakan reformasi menyeluruh terhadap institusi Polri. Tim-tim khusus dibentuk untuk menjalankan agenda ini. Momentum ini menjadi peluang penting untuk memastikan reformasi tidak berhenti pada level struktural semata, tetapi juga menyentuh aspek kultural, etika profesional, serta pengawasan publik.

Melalui The Indonesian Forum (TIF) seri 125 dengan judul ““Reformasi Polri: Ada Gebrakan Apa?”, diharapkan muncul gagasan dan rekomendasi bersama untuk
memperkuat arah reformasi kepolisian di Indonesia, menuju institusi yang lebih
transparan, akuntabel, dan humanis.

Acara akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Selasa, 28 Oktober 2025
Pukul: 14.00-16.00 WIB
Lokasi: Zoom The Indonesian Institute

Pembicara dalam acara ini adalah:
1. Christina Clarissa Intania (Peneliti Bidang Hukum TII)
2. Ray Rangkuti (Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia)
3. Usman Hamid (Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia)

 

Download Rangkuman dan Dokumentasi TIF 125 – Reformasi Polri: Ada Gebrakan Apa?

 

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [147.08 KB]

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [430.84 KB]

 

 

 

Komentar