Paste your Google Webmaster Tools verification code here
The INDONESIAN FORUM Seri 54

The INDONESIAN FORUM Seri 54 “Ancaman Hoaks Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2019 “

Tahapan kampanye dalam Pemilu 2019, sejatinya merupakan kegiatan penting bagi pemilih untuk mengenali visi-misi, program kerja, serta rekam jejak para calon. Sedangkan bagi kandidat, masa kampanye menjadi ruang bagi para kandidat baik legislatif maupun eksekutif untuk mempengaruhi pemilih dengan cara memperkenalkan visi-misi dan program kerja mereka. Namun sayangnya, pada masa kampanye ini dibanjiri oleh berita hoaks. Pengertian hoaks dalam Cambridge Dictionary, berarti tipuan atau lelucon. Kegiatan menipu, trik penipuan, rencana penipuan disebut dengan hoaks.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatik (Kemenkominfo), selama periode Agustus 2018 sampai dengan Februari 2019 terdapat 771 berita hoaks. Jumlah konten hoaks yang beredar menunjukkan tren yang meningkat setiap bulannya. Di bulan Agustus 2018, terdapat 25 informasi hoaks; di September 2018, naik menjadi 27 hoaks, sementara di Oktober dan November 2018 masing-masing di angka 53 dan 63 hoaks. Di bulan Desember 2018, jumlah hoaks naik di angka 75 konten. Bahkan peningkatan jumlah konten hoaks sangat signifikan terjadi pada awal tahun 2019, yakni bulan Januari dan Februari. Pada bulan Januari terdapat 175 konten dan angka ini naik dua kali lipat di Februari 2019 menjadi 353 konten hoaks. Laporan Kemenkominfo juga menunjukkan dari 771 total konten hoaks tersebut, sebanyak 181 konten hoaks terkait isu politik, baik hoaks yang menyerang pasangan capres dan cawapres Nomor 01 dan No 02, maupun yang terkait partai politik peserta Pemilu 2019.

Maraknya penyebaran hoaks dalam kampanye Pemilu 2019, sangat jelas akan berdampak pada pertama, merugikan pemilih dan juga para peserta Pemilu, baik partai politik, calon anggota legislatif, maupun pasangan calon presiden dan wakil presiden. Kedua, hoaks berpotesni menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu, yang berujung pada menurunnya partisipasi pemilih. Ketiga, masifnya berita hoaks dalam kampanye berpeluang memunculkan konflik horizontal di masyarakat jelang pemungutan suara.

Bahan Diskusi:

  1. Bagaimana kondisi penyebaran hoaks selama kampanye Pemilu 2019?
  2. Bagaimana Penyelenggara Pemilu menyikapi maraknya hoaks jelang pemungutan suara Pemilu 2019?
  3. Bagaimana mencegah persoalan hoaks dalam kampanye Pemilu di masa yang akan datang?

Pengantar diskusi:

  1. Arfianto Purbolaksono, Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute
  2. Fritz Edward Siregar, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI)
  3. Ratih Ibrahim, Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO)

 Moderator:

Fadel Basrianto, Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute

Download Rangkuman Materi 1 Materi 2 Materi 3 Rangkuman TIF 54_Ancaman Hoaks Jelang Pemilu 2019

Komentar