Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Industri Pertahanan Indonesia Masih Muram

JAKARTA -Industri Pertahanan Indonesia masih berwajah muram. Rendahnya aspek kemandirian, terutama soal bahan baku dan koordinasi antarpihak menjadi kendala terbangunnya industri pertahanan nasional.

Pengamat militer dan peneliti LIPI Jaleswari Pramodhawardani, mengungkapkan terpuruknya industri pertahanan disebabkan di antaranya proses pendanaan dan kurangnya perencanaan yang matang dalam mengembangkan industri pertahanan.

Jaleswari, dalam diskusi satu tahun UU Industri Pertahanan pada Rabu (2/10), menegaskan bahwa bahan baku menjadi persoalan utama dalam pengembangan industri pertahanan,

Pada 2 Oktober 2012 lalu UU No.16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan disyahkan. Setahun undang-undang disyahkan belum terlihat ada upaya penataan manajemen industri di bidang pertahanan.

Dalam RAPBN 2014, Presiden Yudhoyono pada 16 Agustus lalu menyampaikan alokasi anggaran untuk Kementerian Pertahanan sebesar Rp83,4 triliun.

Diskusi “Satu Tahun UU Industri Pertahanan, Meneropong Kekuatan Alutsista Indonesia” diselenggarakan The Indonesian Institute dan merupakan seri diskusi bertajuk The Indonesian Forum ke-27.

Sumber: Kabar24.com.

Komentar