Initiative!

Initiative! – Memutus Rantai Sunat Anak Perempuan

Dalam rangka memperingati Hari Anti Sunat Perempuan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 6 Februari, Diskusi Virtual Initiative! (27/2) The Indonesian Institute mengangkat topik “Memutus Rantai Sunat Anak Perempuan”. Peneliti Bidang Sosial TII, Dewi Rahmawati Nur Aulia, membahasnya bersama dengan Direktur Kajian Rumah Kitab, Achmat Hilmi. Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dan tidak bermanfaatnya sunat bagi perempuan. ...

Read More »

Initiative! – Keterlibatan Daerah dalam Transisi Energi Nasional: Kritik Konseptual dan Gagasan Tata Kelola

Laporan akhir tahun The Indonesian Institute (TII), “INDONESIA 2023”, yang disusun oleh Asrul Ibrahim Nur, Research Fellow TII, mengungkapkan bahwa memberikan kewenangan yang luas kepada pemerintah daerah dalam transisi energi merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kontrol publik terhadap cabang produksi yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Setiap pemerintah daerah, baik itu level provinsi, kabupaten/kota, maupun desa, perlu dipacu ...

Read More »

Initiative! – Pemilu dan Pilkada 2024: Apa yang Diinginkan Anak Muda?

Dalam rangka mempresentasikan hasil pengumpulan data angket penelitian “Persepsi Anak Muda Terhadap Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024”, maka The Indonesian Institute mengadakan diskusi daring Initiative! pada: Kamis, 30 November 2023 14.00-16.00 WIB Dalam Initiative! yang berjudul “Pemilu dan Pilkada 2024: Apa yang Diinginkan Anak Muda” kali ini, kami juga akan membahas tentang keinginan dan harapan anak muda dalam politik ...

Read More »

Initiative! – Partisipasi Perempuan dalam Politik Indonesia: Penguat atau Pelengkap?

Laporan akhir tahun The Indonesian Institute (TII), “INDONESIA 2023”, yang ditulis oleh Felia Primaresti, Peneliti Bidang Politik TII, mencatat bahwa kebijakan pemenuhan kuota 30% pada perempuan memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap bagaimana partai politik menerapkan strategi rekrutmen internalnya. Hal ini juga terlihat pada partai-partai baru seperti Partai Ummat dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, apakah dengan kuota 30% tersebut ...

Read More »