Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Tag Archives: UU ITE

Update Indonesia — Volume XV, No.4 – April 2021 (Bahasa Indonesia)

Update Indonesia edisi April 2021 mengangkat laporan utama mengenai utang pemerintah yang kembali menyeruak ke permukaan publik akhir-akhir ini. Bukti empiris mencatat bahwa posisi utang Pemerintah per akhir bulan Februari 2021 sudah berada di angka Rp6.361,02 triliun dengan rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 41,10 persen. Pemerintah harus tetap berhati-hati dalam mengelola utangnya terlebih di tengah pandemi ...

Read More »

Mengembalikan Haluan UU ITE

Persoalan terkait pemidanaan hingga rekayasa perkara merupakan dua isu yang kerap diarahkan untuk mengkritik subtansi hingga implementasi UU ITE. Hingga akhir tahun 2020, SAFEnet mencatat sebanyak 324 kasus pidana terkait masalah undang-undang tersebut. Berdasarkan catatan tersebut, sebanyak 209 orang dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE tentang pencemaran nama baik (kontan.co.id, 2020). Data tersebut menunjukan bahwa mayoritas perkara yang ...

Read More »

Nasib Kebebasan Berekspresi dalam Ruang Digital

Semaraknya pemaknaan kita pada ruang digital, yang dianggap sebagai medium berekspresi secara bebas, rasanya harus kembali direnungkan. Isu-isu yang menyasar hak-hak digital kita sebagai pengguna internet semakin mengemuka belakangan ini. Misalnya saja kasus pemadaman koneksi internet yang terjadi di India, atau pembatasan konten-konten kritis yang menyasar pada kekuasaan monarki di Thailand (internetshutdowns.in, 2020; dw.com, 18/10). Dengan kenyataan bahwa arus lintas ...

Read More »

Masih Saja Ada Ancaman UU ITE di Masa Pandemi

Ancaman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada warganet yang melontarkan kritik menghadirkan kesadaran bahwa upaya pembungkaman kebebasan berekspresi masih menjadi soal yang nyata. Cuitan tertanggal 4 Agustus tersebut memang telah dihapus oleh akun twitter Kemenkes. Akan tetapi, persoalan ancaman dan aduan atas kritik tetap saja memunculkan kekhawatiran banyak kalangan. Lantas, kebebasan berekspresi di dunia digital seakan tidak terlepas dari tindak pengintaian. ...

Read More »

Digitalisasi dan Desakan Perlindungan Data Pribadi

Sudah menjadi kemahfuman bersama, jika umat manusia saat ini, telah benar-benar memasuki dunia yang belum pernah mememiliki preseden sama sekali. Sebuah dunia, dimana segalanya diidentikkan dengan kata “data, informasi dan digitalisasi”, dan relasi antar individu, kelompok ataupun sebuah entitas fiksi, telah melampaui sekat-sekat sakral yang bernama kedaulatan negara. Masa yang dimana perubahan dan informasi, bergerak dan terdistrupsi sebegitu demikian cepat ...

Read More »

Pelaporan Puisi Sukmawati, Pesan: Jangan Berekspresi Terkait Agama Kalau tak Ingin Dipidanakan

Jakarta, Direktur Eksekutif lembaga kajian The Indonesian Institute Adinda Tenriangke Muchtar menilai kasus puisi Sukmawati Soekarnoputri berjudul ‘Ibu Indonesia’ merupakan wujud ancaman terhadap kebebasan berekspresi. “Dengan adanya kasus ini, makin terancam kebebasan berekspresi kita. Ini jelas sangat mengkhawatirkan apalagi pada dasarnya justru salah satu hal yang diperjuangkan reformasi 1998 adalah soal kebebasan berekspresi dan perlindungan HAM,” ujar Adinda melalui pesan ...

Read More »

Kasus Puisi Sukmawati, Pengamat: Wujud Ancaman Kebebasan Berekspresi

JAKARTA,  Direktur Eksekutif lembaga kajian The Indonesian Institute Adinda Tenriangke Muchtar menilai kasus puisi Sukmawati Soekarnoputri berjudul “Ibu Indonesia” merupakan wujud ancaman terhadap kebebasan berekspresi. “Dengan adanya kasus ini, makin terancam kebebasan berekspresi kita. Ini jelas sangat mengkhawatirkan apalagi pada dasarnya justru salah satu hal yang diperjuangkan reformasi 1998 adalah soal kebebasan berekspresi dan perlindungan HAM,” ujar Adinda melalui pesan singkat di ...

Read More »

Saracen: Sisi Gelap Media Sosial

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, saat ini informasi bohong (hoax) di media sosial sudah sangat mudah menyebar. Sebabnya adalah informasi bohong bisa dibuat oleh siapa saja. Namun yang paling mengkhawatirkan adalah ketika informasi bohong tersebut mengandung konten berbahaya bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terlebih lagi jika konten berbahaya tersebut diproduksi dengan tujuan “bisnis” ...

Read More »

Update Indonesia — Volume X, No. 12 – Desember 2016 (Bahasa Indonesia)

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) hasil perubahan telah berlaku mulai Senin, 28 November 2016. Meskipun sudah dilakukan perubahan, UU ITE tampaknya masih mengundang kritik terutama berkaitan dengan pasal penghinaan dan/atau pencemaran nama baik yang diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Secara umum, baik sebelum direvisi maupun setelah direvisi, Pasal 27 ayat ...

Read More »

Hate Speech, Kebebasan Berpendapat dan Demokrasi

Di negara demokrasi seperti Indonesia, kebebasan berpendapat menurut Jimly Asshiddiqie merupakan salah satu roh dan pilar tegaknya sistem demokrasi. Kebebasan berpendapat merupakan prasyarat mutlak agar rakyat dapat memainkan peran terbaiknya dalam sistem demokrasi secara cerdas dan bertanggung jawab. Jika tidak ada kebebasan, apapun alasan pengkebiriannya, maka tak akan ada demokrasi (www.jimly.com). Oleh sebabnya kebebasan berpendapat ditempatkan sebagai salah satu hak ...

Read More »