Paste your Google Webmaster Tools verification code here
Foto Monitorday

Membaca Strategi Jokowi-Prabowo Berebut Dukungan Alumni Universitas

Capres Joko Widodo dan capres Prabowo Subianto berebut dukungan suara alumni kampus di Indonesia. Strategi untuk menggaet para alumni itu dinilai sebagai usaha dari para kandidat untuk memaksimalkan dukungan.

“Menurut saya, penggalangan dukungan alumni kampus oleh para capres dapat diartikan sebagai usaha memaksimalkan basis dukungan. Hal ini mereka lakukan setelah sentimen keagamaan yang mereka garap dianggap telah solid. Atau dengan kata lain, preferensi pilihan pemilih mereka berdasarkan identitas keagamaan telah sulit berubah,” kata peneliti politik dari The Indonesian Institute, Fadel Basrianto, Minggu (3/2/2019).

Fadel mengatakan para capres ingin meraup suara dari pemilih yang berpendidikan tinggi. Suara mereka pun dinilai cukup besar dan sangat potensial untuk Pilpres 2019.

“Sekarang dengan menganggap alumni kampus tujuannya ialah untuk mengaet pemilih yg berpendidikan tinggi. Di antaranya kelompok milenial yang sampai sekarang banyak belum memutuskan pilihan. Jumlahnya besar, dan mereka saat ini masih belum banyak memutuskan pilihan. Sangat potrnsial untuk digarap,” ujar dia.

Namun Fadel belum bisa menyimpulkan siapa paslon yang akan meraup dukungan terbanyak dari alumni kampus tersebut. Menurutnya, kedua kandidat mempunyai peluang yang sama sebelum hari pencoblosan.

“Semuanya memiliki peluang menurut saya. Dan polarisasinya masih terbelah dua. Terlalu Dini untuk menyimpulkan dukungan ke salah satu calon,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jokowi menerima dukungan dari Forum Alumni Jawa Timur (Jatim). Dalam forum itu, Jokowi juga mendapat sebutan baru yakni Cak Jokowi.

Deklarasi dukungan dilakukan di kawasan Tugu Pahlawan Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019). Perwakilan alumni itu membacakan deklarasi dukungan kemudian menyematkan pin dan jaket jins kepada Jokowi.

Sebelum itu, Prabowo juga mendapat dukungan dari alumni perguruan tinggi seluruh Indonesia. Para alumni itu mendorong lahirnya kepemimpinan yang kuat untuk Indonesia.

Deklarasi dukungan dibacakan oleh perwakilan alumni perguruan tinggi di gedung Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (26/1/2019). Deklarasi disampaikan sebab para alumni melihat ada sejumlah ancaman untuk Indonesia yang perlu segera ditangani.

Sumber: Detiknews.

Komentar