Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Monthly Archives: February 2019

The Indonesian Updated-Vol.XII, No. 12-Februari 2019-English (Version)

The February 2019 edition of Indonesian Update raises a main topic on the group of people who will abstain from voting (golput) in the 2019 elections. Golput has become a hot issue lately. Some parties have declared to be Golput on 17 April 2019. Even though to abstain from voting is the right of a voter, the benefits of becoming ...

Read More »

Akar Intoleransi adalah Aturan yang Diskiriminatif

Sikap intoleran juga telah menghinggapi generasi milenial. Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Yossa Nainggolan, menyatakan akar permasalahan intoleransi yang terjadi di Indonesia adalah aturan yang bersifat membatasi dan cenderung dikriminatif. Hal ini terungkap pada diskusi “Mempertanyakan Keberpihakan Partai Politik dalam Isu Intoleransi ”, yang diselenggarakan The Indonesia Institute, Senin (25/2). “Aturan pendirian rumah ibadat yaitu Peraturan Bersama Menteri ...

Read More »

Diskusi The Indonesian Forum Seri 53 “Akar Intoleransi adalah Aturan yang Diskiriminatif”

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Yossa Nainggolan, menyatakan akar permasalahan intoleransi yang terjadi di Indonesia adalah aturan yang bersifat membatasi dan cenderung dikriminatif. Hal ini terungkap pada diskusi “Mempertanyakan Keberpihakan Partai Politik dalam Isu Intoleransi ”, yang diselenggarakan The Indonesia Institute, di Jakarta (25/2). “Aturan pendirian rumah ibadat yaitu Peraturan Bersama Menteri (PBM) No. 8 & 9 yang ...

Read More »

Ray Rangkuti Nilai Peran Parpol Penting Melawan Intoleransi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai seharusnya partai politik berperan untuk mempromosikan prinsip-prinsip toleransi melalui pendidikan politik yang baik. Menurut Ray, partai politik harus memiliki komitmen penuh untuk mendorong prinsip-prinsip toleransi melalui sikap maupun implementasinya di lapangan. “Saat ini terjadi peningkatan intoleransi pada masa kampanye Pemilu 2019. Hal ini terlihat dengan menguatnya penggunaan politik identitas yang mengarah pada penggunaan isu SARA. ...

Read More »

The INDONESIAN FORUM Seri 53 “Mempertanyakan Keberpihakan Partai Politik dalam Isu Intoleransi”

Pemateri           : Fajar Riza Ul-Haq, Caleg DPR-RI, Dapil Jawa Barat V, Partai Solidaritas Indonesia Halili, Direktur Riset Setara Institute Ray Rangkuti, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Yossa Nainggolan, Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute   Moderator       :              Adinda Tenriangke Muchtar, Direktur Eksekutif The Indonesian Institute Partisipan        :              Diksusi ini diikuti oleh sebanyak 50 peserta dengan berbagai ...

Read More »

Yossa Nainggolan Sebut Kondisi Kebebasan Beragama di Indonesia Rendah

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Yossa Nainggolan, mengatakan bahwa kebebasan menjalankan ibadah termuat dalam peraturan dan instrumen Hak Asasi Manusia. Selain itu, kebebasan menjalankan agama dapat dilakukan secara individu atau komunitas baik sendiri atau didepan umum. “Kan kebebasan menjalankan agama sudah termuat dalam UUD, masyarakat bebas menjalankan dan memilih agama atau kepercayaannya, bisa itu dilakukan sendiri atau dimuka ...

Read More »

Parpol Untuk Melawan Intoleransi

Menguatnya penggunaan politik identitas pada masa kampanye Pemilu 2019 ditandai dengan munculnya isu untuk memilih calon legislatif maupun pemimpin yang seagama di tengah-tengah masyarakat. Caleg PSI, Fajar Riza Ul-Haq, menegaskan bahwa PSI menentang sikap intoleransi seperti itu. “Sikap politik PSI adalah melawan intoleransi. Dimulai dengan pembaharuan sistem perekrutan yang inklusif dan toleran pendisiplinan secara ideologis. Kemudian jika PSI duduk di parlemen ...

Read More »

Ray Rangkuti Beberkan Penyebab Tindakan Intoleran Menurun Jelang Pemilu

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti menjelaskan mengapa tindakan intoleransi menurun jelang Pemilu. Menurutnya hal tersebut disebabkan pengaruh elektabilitas dalam pesta demokrasi. Artinya bila pendukung atau simpatisan suatu peserta demokrasi terpublikasi melakukan tindakan intoleransi fisik, maka akan berpengaruh dalam suara yang akan didapat saat pemungutan suara berlangsung. Hal tersebut dinyatakan Ray Rangkuti di sebuah kantor, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, ...

Read More »

Pengamat Ray Rangkuti Sebut Doa Neno Warisman Berpotensi Memecah Belah Bangsa

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai doa Neno Warisman dalam acara Munajat 212 di Monas beberapa waktu lalu, sangat berbahaya karena dapat memecah belah persaudaraan di Indonesia. Ray menjelaskan, intoleransi dapat dibagi dua yaitu berbentuk fisik dengan merusak tempat ibadah dan berbentuk sikap seperti halnya doa salah satu anggota BPN Prabowo-Sandi. “Doa Neno Warisman itu bentuk intoleransi sikap, ini bisa pecah belah bangsa ini,” ujar Ray saat diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Senin ...

Read More »

Demokrasi di Indonesia Sekarang Tantangannya Bukan Politik Uang, Ini Alasannya

Pengamat politik, Ray Rangkuti mengatakan, demokrasi Indonesia sekarang tantangannya bukan lagi politik uang. “Saya ngga terlalu yakin untuk pemilu-pemilu berikutnya, uang ini berpengaruh kepada pemilih,” kata Ray saat jumpa pers di sebuah kantor, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/2/2019). Menurut Ray Rangkuti perpolitikan di Indonesia sudah semakin maju. Seluruh peserta pemilu/pilkada dituntut untuk berlomba dalam untuk menawarkan program-program sangat baik. Selain itu, rekam jejak peserta ...

Read More »