Sesuai prinsip anggaran negara, terdapat dua komponen khusus transfer dana ke daerah, yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Adanya dua komponen ini diharapkan menutup semua peluang dan mekanisme apapun yang menginginkan adanya bentuk baru dalam implementasi transfer dana ke daerah. Jika dilihat dari perkembangan tahun ke tahun, dana transfer daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Pada tahun 2000, dana yang dialokasikan sebesar Rp 31,1 triliun, lalu terus meningkat di tahun-tahun berikutnya dan pada tahun 2010 direncanakan sebesar Rp 322,4 triliun. Akan tetapi, meningkatnya dana transfer ke daerah tidak serta-merta menghentikan permintaan daerah untuk mendapat alokasi tambahan, sehingga berbagai cara dilakukan dan salah satunya melalui jalur politik. Contoh nyata dari transaksi politik itu adalah usulan Partai Golkar untuk menyediakan dana aspirasi Rp 15 miliar per dapil dan atau Rp 1 miliar per desa/kelurahan. Atas usulan tersebut terdapat dua pihak yang bertentangan. Satu pihak yang terdiri dari partai politik menolaknya, karena diduga menjadi alat Partai Golkar untuk menggaet pemilih di 2014. Di pihak lain, khususnya para kepala desa dan perangkat desa di berbagai daerah mendukungnya. Update Indonesia kali ini mengangkat tema utama tentang dana aspirasi: kepentingan parpol, masyarakat atau pemerintah?
Update Indonesia kali ini juga mengangkat tema-tema penting di beberapa bidang. Di bidang ekonomi dan keuangan tentang pembatasan dana asing di SBI dan tentang pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20. Bidang politik mengangkat tema tentang menolak dana aspirasi dan mengenai parlementary threshold dan penyederhanaan partai. Di bidang sosial mengangkat tema mengenai perkembangan RUU Pembantu Rumah Tangga dan tentang serangkaian ledakan tabung elpiji.
Penerbitan Update Indonesia dengan tema-tema aktual dan regular diharapkan akan membantu para pembuat kebijakan di pemerintahan dan lingkungan bisnis, serta kalangan akademisi dan think tank internasional dalam mendapatkan informasi aktual dan analisis kontekstualĀ tentang perkembangan ekonomi, politik, sosial dan budaya di Indonesia.
Selamat membaca.
Download/view


