www.theindonesianinstitute.com

Indonesia Report

The INDONESIAN FORUM Seri 26 " Kiprah Media Massa Jelang Pemilu 2014"(12 Juni 2013)

Diskusi “The INDONESIAN FORUM Seri 26

Hari, tanggal  :   Rabu, 12 Juni 2013       

Waktu                 :  13.30.00-16.00 WIB

Tempat              :  Emerald 1, Hotel   Oria, Jl. Wahid Hasyim No.85, Menteng, Jakarta Pusat

Fokus Diskusi               : Kiprah Media Massa Jelang Pemilu 2014

 

Media massa merupakan salah satu aktor politik dalam sistem demokrasi. Media berfungsi mengirimkan pesan organisasi politik kepada publik, melalui berbagai proses pemberitaan. Di sisi lain media juga memiliki pesan politiknya sendiri, yang dikemas melalui komentar, editorial, dan pertanyaan dalam wawancara. Hal inilah yang menjadikan media memiliki pengaruh terhadap lingkungan politiknya.

Jelang Pemilu 2014, media massa menjadi sarana strategis bagi partai politik untuk menyampaikan pesan politiknya baik melalui iklan maupun pemberitaan. Iklan dan pemberitaan melalui media massa sangat signifikan dalam mempengaruhi opini publik, popularitas calon serta preferensi pemilih.

Iklan dan pemberitaan kampanye parpol sendiri telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Legislatif. Di dalam aturan tersebut, KPU bermaksud menjaga asas keberimbangan dan keadilan dalam penayangan iklan dan pemberitaan. Hal ini merupakan respon terhadap kecenderungan media massa saat ini yang memiliki kedekatan dengan partai peserta pemilu.

Bahan Diskusi:

1.    Bagaimana peran media massa terkait Pemilu 2014?

2.    Bagaimana menjaga netralitas media massa dalam kampanye Pemilu 2014 ?

3.    Bagaimana implementasi PKPU No. 1 2013, khususnya yang mengatur iklan dan pemberitaan?

4.    Bagaimana pengaturan dan pengawasan terkait pelanggaran iklan dan pemberitaan kampanye?

 

Pengantar diskusi oleh:

  1. Ade Armando, Pakar Komunikasi Universitas Indonesia
  2. Dandhy Laksono, Koordinator Divisi Penyiaran dan Media Baru Aliansi Jurnalis Independen Indonesia
  3. Heru Hendratmoko,Pemimpin Redaksi KBR 68H

 

Moderator :

Adinda Tenriangke Muchtar, Direktur Program TII

 

Demikian disampaikan. Sampai jumpa di Diskusi TIF.

Pada akhir acara, akan dibagikan rangkuman hasil diskusi.

 

Salam,

Adinda Tenriangke Muchtar            

Direktur Program TII

 

Materi  dan Rangkuman

THE INDONESIAN FORUM_Rangkuman Diskusi_Seri XXVI_12 Juni 2013

pkpu 01 th 2013_2.pdf

Media Massa dan Pemilu.pdf

Media dan Pemilu.pdf

Media & Iklan Politik 2014.pdf

 

The INDONESIAN FORUM Seri 25 " Menyoal (Lagi) Jaminan Sosial dan Upah Buruh" (Rabu, 8 Mei 2013)

The INDONESIAN FORUM Seri 25
 
Hari, tanggal                :  Rabu, 8 Mei 2013             
Tema                            : Menyoal (Lagi) Jaminan Sosial dan Upah Buruh
Tempat                        Ruang Emerald 1, Hotel Oria, Jl. Wahid Hasyim No. 85, Menteng,  Jakarta
 
Bagi gerakan buruh, May Day yang jatuh setiap tanggal 1 Mei bukanlah sekedar seremonial. May Day adalah momentum untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh. Sampai saat ini, masih banyak persoalan yang melilit buruh mulai dari ketiadaan berbagai jaminan sosial, upah yang belum layak, sampai ke tetap diberlakukannya sistem outsourcing yang menyebabkan buruh bisa saja mengalami pemutusan hubungan kerja sewaktu-watu. Artinya tidak ada kepastian bagi buruh tersebut.
Dalam hal jaminan sosial. harapan perbaikan nasib buruh itu bukannya tidak ada, terutama dengan kehadiran Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS) No. 24 Tahun 2011. Namun, hingga saat ini belum terealisasi karena masih harus menyiapkan berbagai peraturan pelaksanaannya.
Kemudian, terkait upah, seperti yang diketahui sudah ada kenaikan Upah Minimun Provinsi (UMP) di berbagai provinsi. Namun, di banyak daerah, perusahaan-perusahaan masih melakukan penangguhan penyesuaian UMP yang memang dimungkinkan jika memenuhi persyaratan yang diatur pada Permendagri No. 231/MEN/2003.
Bahan Diskusi:
1.    Permasalahan-permasalahan apa saja yang dihadapi buruh ketika tidak ada jaminan sosial dan menerima upah tidak layak?
2.    Bagaimana perkembangan terkini persiapan pengimplementasian mandat UU BPJS, dari segi peraturan dan dari segi gerakan buruh?
3.    Bagaimana para pengusaha menyikapi kebijakan tentang UMP, outsourcing, juga tentang jaminan sosial?
4.    Apa langkah-langkah strategis dari buruh untuk bisa mengawal agar BPJS berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan, serta pengusaha juga menindaklanjuti UM ,dan permasalahan ketenagakerjaan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku?
 
Pengantar diskusi oleh:
  1. Prof .Dr. Bambang Purwoko, MA.  Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional   
  2. Muhammad Rusydi Alfatih, Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
  3. Iftida YasarWakil Sekretaris Umum APINDO
  4. Ninasapti Triaswati, Ph.D. Ekonom UI & Anggota Komite Ekonomis Nasional
Moderator :
Jaleswari Pramodhawardani, Anggota Dewan Penasihat TII
 
Demikian disampaikan. Sampai jumpa di Diskusi TIF.
 
Salam,
Adinda Tenriangke Muchtar                  
Direktur Program TII

 

Download Materi dan Rangkuman

THE INDONESIAN FORUM_Rangkuman Diskusi_Seri 25_8 Mei 2013.pdf

Materi Narsum_TIF Seri 25_Ninasapti_KEN.pdf

Materi Narsum_TIF Seri 25_Perlunya Kebijakan Penciptaan Lapangan Pekerjaan untuk Menopang Implementasi SJSN_Bambang Purwoko-DJSN.pdf

Materi Narsum_TIF Seri 25_Tantangan Dunia Usaha_Ibu Iftida Yasar_APINDO.pdf

Materi Narsum_TIF Seri 25_Trend Upah & Jaminan Sosial_M Rusydi Alfatih_KSPI.pdf

 

Wacana

Marwah Media Massa Menjelang Pemilu 2014
Kamis, 13 Juni 2013

Gambar
Pertemuan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) se-Indonesia 2013 untuk pertama kalinya dilangsungkan di Bali pada 13 - 14 Juni 2013. Forum ini dihadiri oleh seluruh Pemred, Tokoh Pers, CEO Perusahaan Media, dan Pemerintah. Menurut Ketua Forum Pemred,...
Selanjutnya...
Blog Sistemas e Cia
You are here: Home

Berita TII

ARTIKEL

UPDATE INDONESIA

The Indonesian Forum

BUKU