www.theindonesianinstitute.com

Your IP address: 38.107.179.217
Country:   US

New Update Indonesia

Indonesia Report

Opini TII Terkini

Deadlok Perlindungan sosial Masyarakat IndonesiaLola Amelia adalah peneliti di bidang kebijakan sosial dan gender di The Indonesian Institute

LOWONGAN KERJA THE INDONESIAN INSTITUTE POSISI : PENELITI YUNIOR

LOWONGAN KERJA

THE INDONESIAN INSTITUTE

POSISI :  PENELITI YUNIOR

Deadline: 30 Juni 2012

 

THE INDONESIAN INSTITUTE (TII) adalah lembaga penelitian kebijakan publik (Center for Public Policy Research) yang didirikan sejak 21 Oktober 2004. TII merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber dana utamanya berasal dari hibah dan sumbangan dari yayasan, perusahaan, dan perorangan, serta lembaga donor nasional maupun internasional.

Visi TII adalah menjadi pusat penelitian di Indonesia untuk masalah kebijakan publik dan berkomitmen memberi sumbangan kepada debat-debat kebijakan publik untuk memperbaiki kualitas pembuatan dan hasil kebijakan publik dalam situasi demokrasi baru di Indonesia.

Misi TII adalah melaksanakan kajian yang dapat diandalkan, independen, dan nonpartisan, serta menyalurkan hasil penelitian kepada pembuat kebijakan, kalangan bisnis, dan masyarakat sipil dalam rangka memperbaiki kualitas kebijakan publik. Misi lainnya adalah mendidik masyarakat dalam masalah-masalah kebijakan yang mempengaruhi hajat hidup mereka. Dengan kata lain, TII memiliki posisi mendukung proses demokratisasi dan reformasi kebijakan publik, serta mengambil bagian penting dan aktif dalam proses itu.  

Saat ini TII membuka kesempatan kepada lulusan perguruan tinggi (S1), baik pria dan wanita, untuk bergabung bersama kami sebagai Peneliti Yunior.

 

 I.          PERSYARATAN UMUM PELAMAR

  1. Latar belakang pendidikan Sarjana dalam bidang Ilmu Ekonomi (Studi Pembangunan) dan/atau Hukum (Tata Negara).
  2. Memiliki wawasan mendalam dan peminatan tinggi terhadap perkembangan isu-isu ekonomi pembangunan dan hukum tata negara terkini, terutama terkait kebijakan publik.
  3. Diutamakan memiliki pengalaman (minimal 2 tahun) dalam mengorganisir dan melaksanakan penelitian ilmiah, baik pendekatan kualitatif maupun kuantitatif.
  4. Memiliki pengalaman terlibat dalam pengorganisasian kegiatan seminar, diskusi, focus group discussion dan pelatihan ilmiah.
  5. Memiliki ketrampilan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta Bahasa Inggris yang memadai dalam penggunaan lisan maupun tulisan.
  6. Memiliki pengalaman dan pemahaman tentang ruang lingkup pekerjaan di lembaga penelitian (baik dalam hal pengembangan program maupun aktivitas penelitian).
  7. Diutamakan memiliki jaringan strategis dengan komunitas akademis, LSM,  lembaga pemerintahan, lembaga donor, baik nasional maupun internasional.
  8. Mampu bekerja independen maupun teamwork, berorientasi pada hasil, memenuhi tenggat waktu dan bersedia ditugaskan keluar kota jika diperlukan.
  9. Bersedia bekerja penuh waktu. 

 

II.        TANGGUNG JAWAB

  1. Memenuhi tugas rutin seperti menulis artikel kajian untuk publikasi mingguan, bulanan, maupun tahunan, serta tugas terkait penelitian dan pengembangan kelembagaan.
  2. Hadir setiap hari dan jam kerja (Senin-Jumat, 8.30-17.00 WIB) dan bersedia hadir atau bertugas pada hari dan waktu lain di luar itu ketika dibutuhkan.
  3. Melaksanakan tugas sesuai dengan tenggat waktu.
  4. Mempromosikan dan mewakili lembaga di forum-forum eksternal.
  5. Mengikuti rapat koordinasi dan komunikasi rutin terkait teamwork sesuai yang dijadwalkan maupun sesuai kebutuhan.
  6. Melakukan tugas koordinasi dan pelaporan terkait penugasan dan kegiatan lembaga.
  7. Berkomunikasi dan berkoordinasi secara regular dan intensif baik terkait program maupun administrasi lembaga.
  8. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Riset dan Direktur Program.

 

Surat lamaran dan curriculum vitae (CV) terkini, serta lampiran berkas lengkap (ijazah terakhir, transkrip nilai, sertifikat, surat referensi, dan dokumen pendukung aplikasi lainnya yang relevan) dapat dikirimkan melalui e-mail, faks, atau pos. Lamaran melalui e-mail dimohon mencantumkan subyek  “Lamaran Peneliti Yunior TII 2012”. Alamat pengiriman adalah sebagai berikut:

 

 

HRD

THE INDONESIAN INSTITUTE

Attn. Sdri. Rahmanita / Sdri. Meilya Rahmi

Jalan K.H. Wahid Hasyim No. 194

Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250

E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Fax: 021.31907815

 

Lamaran ditunggu paling lambat Sabtu, 30 Juni 2012, pukul 17.00 WIB. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang akan dihubungi lebih lanjut.

 

 

Laporan Penelitian Kebijakan dan Rekomendasi Kebijakan TII "Pembahasan RUU APBN dan Isu Perbatasan di DPR: Studi Terkini tentang Akses untuk Informasi dan Partisipasi Publik” (Desember 2011 - Maret 2012)

Laporan Penelitian Kebijakan dan Rekomendasi Kebijakan TII "Pembahasan RUU APBN dan Isu Perbatasan di DPR: Studi Terkini tentang Akses untuk Informasi dan Partisipasi Publik” (Desember 2011 - Maret 2012)

The Indonesian Institute akhirnya berhasil menyelesaikan penelitian kebijakan tentang “Pembahasan RUU APBN dan Isu Perbatasan di DPR: Studi Terkini tentang Akses untuk Informasi dan Partisipasi Publik” pada bulan April 2012. Penelitian kebijakan yang dilakukan TII selama 4 bulan sejak bulan Desember 2011 dan didukung oleh Program Representasi, Chemonics  International – USAID ini menghasilkan dua output, yaitu laporan penelitian kebijakan dan rekomendasi kebijakan.

Untuk itu, TII dengan senang hati ikut membagikan hasil penelitian kami tersebut melalui website kami. Baik laporan penelitian kebijakan dan rekomendasi kebijakan (policy brief) ini merupakan versi final dari penelitian kami, meskipun masih dalam proses layout untuk tampilan final nantinya.

Sebagai informasi kedua output ini akan tersedia dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (tengah dalam proses penerjemahan) dan dalam bentuk soft copy. Sementara, untuk versi cetak hanya akan tersedia dalam Bahasa Indonesia dan tengah dalam proses layout, editing, dan printing, sebelum kami distribusikan ke pihak-pihak yang relevan seperti yang sudah kami rencanakan, khususnya DPR yang menjadi target utama penelitian kebijakan ini.

Terlepas dari keterbatasan waktu maupun jangkauan penelitian kualitatif TII ini, analisa terhadap permasalahan dalam proses pembahasan RUU APBN di DPR dan studi awal yang dilakukan, serta rekomendasi kebijakan yang diajukan tetap penting sebagai salah satu masukan awal bagi DPR untuk memperbaiki fungsi representasi dan meningkatkan kinerjanya dalam melakukan fungsi anggaran.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pada akhirnya rekomendasi kebijakan yang selama ini diusulkan kepada DPR akan kembali pada kemauan baik dan political will DPR beserta seluruh jajarannya untuk bersama-sama melakukan perubahan dan memperbaiki citra DPR yang kerap dikritisi publik.

Harus ada kesadaran dari DPR bahwa mutu kinerjanya tidak lepas dari masukan masyarakat maupun elemen masyarakat yang ada dan bahwa DPR memang membutuhkan masukan tersebut untuk memastikan agar kerja-kerja kedewanannya juga relevan dan memenuhi aspirasi masyarakat. Rekomendasi kebijakan yang diajukan oleh penelitian awal TII sendiri memberikan pesan penting dan mendesaknya tindak lanjut, tidak hanya dari sisi DPR mewakili anggota DPR dan segenap jajarannya, namun DPR sebagai lembaga, termasuk Sekjen DPR sebagai sistem penunjang kerja-kerja kedewanan.

Singkat dan idealnya, DPR perlu menanggulangi permasalahan dalam proses kerjanya, tidak hanya terbatas fungsi anggaran dan pembahasan RUU APBN, dengan membuka akses informasi publik seperti yang dimandatkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus memberi ruang yang memadai dan signifikan secara substansial bagi partisipasi publik.

Terakhir, TII mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan, serta kerja sama dengan Chemonics dan segenap jajarannya; para mitra lembaga penelitian terkait yang juga ikut mendorong upaya transparansi DPR dalam proses anggaran dan kebijakan; serta tentunya Tim TII yang terlibat dalam penelitian ini.

Jika ada komentar maupun pertanyaan terkait hasil penelitian TII ini, silakan email ke Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya .  Semoga hasil penelitian ini bermanfaat. Selamat membaca!

Salam,

Adinda Tenriangke Muchtar

Direktur Program The Indonesian Institute

Download

 

Wacana

Tragedi Sukhoi dan Buruknya Manajemen Penerbangan di Indonesia
Rabu, 16 Mei 2012

Bangsa Indonesia berduka ketika pada tanggal 9 Mei lalu dikabarkan pesawat Sukhoi SuperJet (SSJ) 100, yang membawa 45 penumpang, kehilangan kontak dengan menara pengawas. Kekhawatiran ini terbukti saat tim pencari yang diturunkan menyatakan...
Selanjutnya...
Blog Sistemas e Cia
You are here: Home

Berita TII

ARTIKEL

UPDATE INDONESIA

The Indonesian Forum

BUKU